Sabtu, 28 Mei 2022

SOFTWARE REQUIREMENT SPECIFICATION

Aplikasi Untuk Sistem Informasi Akademik Mahasiswa

Disusun oleh :

1. Muhammad Devan Haidar (20311449)

2. Muhammad Romdoni (20311086)

3. Juan Adi Putra (20311447)

4. Dimas Wahyu Bhatara (20311057)

5. Ardiyansah (20311132)

 

1.      PENDAHULUAN

1.1         Tujuan

            Dokumen ini berisi Software Requirement Spesification (SRS) untuk Sistem Informasi Akademik Mahasiswa.

Tujuan dari penulisan dokumen ini adalah untuk :

1.1.1        memberikan penjelasan mengenai perangkat lunak yang akan dibangun baik berupa gambaran umum maupun penjelasan detil dan menyeluruh.

1.1.2        Pengguna dari dokumen ini adalah pengembang perangkat lunak Sistem Informasi Akademik Mahasiswa.

1.1.3        Dokumen ini akan digunakan sebagai bahan acuan dalam proses pengembangan dan sebagai bahan evaluasi pada saat proses pengembangan perangkat lunak maupun di akhir pengembangannya.

           

1.2         Lingkup Masalah

            Perangkat lunak yang akan dikembangkan adalah perangkat lunak Sistem Informasi Akademik Mahasiswa, yaitu merupakan perangkat lunak yang digunakan untuk mempermudah proses memperoleh informasi tanpa harus melakukan interaksi secara langsung.  Aplikasi informasi akademik ini dapat melakukan hal-hal berikut ini :

1.2.1        Fasilitas Login untuk admin,pegawai, Dosen dan Mahasiswa/i untuk menghindari penyalahgunaan hak akses.

1.2.2        Menampilkan daftar Mahasiswa yang terdaftar di dalam Mahasiswa.

1.2.3        Menampilkan daftar Dosen serta mata kuliah yang di ajarkan sesuai dengan jadwalnya.

1.2.4        Admin dapat melihat dan mengatur sistem informasi akademik tersebut.

Dengan adanya Aplikasi ini diharapkan, Kemudahan bagi Mahasiswa/i untuk memperoleh informasi tanpa harus melakukan interaksi langsung dengan bagian administrasi karena informasi tersebut dapat diperoleh dengan melakukan pencarian data melalui komputer yang terkoneksi langsung secara internet.

 

 

1.3         Definisi, Akronim dan Singkatan

 

Tabel 1.Definisi, Singkatan dan Akronim

 

Istilah, Akronim dan Singkatan

Keterangan

Admin

Merupakan seseorang yang bertanggungjawab untuk perawatan sistem dan  serta bertanggungjawab terhadap operasional sistem.

Rektor

User ini hanya mempunyai hak akses untuk melihat keseluruhan laporan.

Pegawai

User ini hanya mempunyai hanya dapat melihat Laporan Data diri Dosen, melihat Laporan Data diri Mahasiswa, Laporan Jadwal Pelajaran, Laporan Nilai Mahasiswa.

Dosen

User ini hanya dapat melihat laporan data diri pribadi dan laporan Mahasiswa.

Mahasiswa/i

User ini hanya dapat melihat laporan data diri dan data nilai pribadi Mahasiswa.

 

1.4         Referensi

            Dokumen-dokumen yang digunakan sebagai referensi dalam pembuatan SKPL ini adalah sebagai berikut:

1.4.1        DOKUMEN1: menjelaskan tentang database system dan database informasi akademik.

1.4.2        DOKUMEN2: daftar Mahasiswa,Daftar Dosen,Daftar pegawai, Daftar Matapelajaran dan Jadwal Mata Pelajaran.

 

 

1.5         Deskripsi Umum Dokumen

            Dokumen ini secara garis besar terdiri dari Dua bab dengan perincian sebagai berikut:

1.5.1        Bab 1 Pendahuluan, merupakan pengantar dokumen  SKPL yang brisi tujuan penulisan dokumen, lingkup masalah pengembangan perangkat lunak, juga memuat definisi, akronim dan istilah yang digunakan  serta deskripsi umum dokumen yang merupakan ikhtisar dokumen SKPL.

1.5.2        Bab 2 Deskripsi Global Perangkat Lunak, mendefinisikan perspektif produk perangkat lunak serta asumsi dan ketergantungan yang digunakan dalam pengembangan aplikasi Sistem Informasi Akademik Mahasiswa.

 

2           DESKRIPSI UMUM

2.1         Perspektif  Produk

Sistem Informasi Akademik Mahasiswa adalah suatu sistem yang bertujuan untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan, sehingga bagian akademik Mahasiswa dapat menyediakan layanan informasi yang lebih baik kepada yang membutuhkan. Sistem ini juga sangat membantu para Dosen dalam hal pengolahan nilai. Sistem Informasi ini merupakan  langkah  yang tepat untuk mengatasi masalah yang sedang dihadapi oleh Mahasiswa. Informasi yang dibutuhkan akan lebih aktual, mempercepat pencarian data, memperkecil kesalahan dalam pemasukan data dan tercipta pengendalian dalam menyiapkan laporan yang diperlukan.

Pada sistem ini, untuk proses input data yang dilakukan tidak jauh beda. Seorang administrator memasukkan data-data yang ada ke dalam sebuah sistem. Namun yang membedakan yaitu pada sistem yang baru akan dilengkapi database yang akan menyimpan semua data-data yang telah diinputkan oleh administrator tersebut.

Untuk proses pengeditan serta penghapusan data-data yang ada, pada sistem yang baru akan dilengkapi sebuah sistem pencarian. Dimana apabila administrator ingin melakukan pengeditan salah satu data yang ada, administrator melakukan proses pencarian terlebih dahulu sesuai primary key pada data tersebut, kemudian barulah data tersebut dapat dirubah. Sehingga sistem informasi akademik dan keMahasiswaan yang dibuat akan lebih efektif, efisien dan akurat. Untuk proses laporan secara keseluruhan administrator tidak perlu buat secara manual, karena semua laporan sudah dapat diproses oleh sistem.

2.2         Fungsi Produk

Perangkat Lunak Sistem Informasi Akademik Mahasiswa ini mempunyai beberapa fungsi utama, antara lain:

2.2.1        Kemudahan bagi Mahasiswa/i untuk memperoleh informasi tanpa harus melakukan interaksi langsung dengan bagian administrasi karena informasi tersebut dapat diperoleh dengan melakukan pencarian data melalui komputer yang terkoneksi secara internet.

2.2.2        Penyimpanan data yang terstruktur dikarenakan Sistem Informasi Akademik menggunakan database yang tersimpan didalam komputer.

 

2.3         Karakteristik Pengguna

Sistem informasi akademik dan keMahasiswaan yang dirancang ini merupakan sistem dengan akses terbatas. Dalam pengoperasiannya sistem ini nantinya hanya 2 jenis user, yaitu:

2.3.1        Administrator

User ini memiliki hak penuh untuk melakukan pengaturan sistem. Hal tersebut dilakukan demi keamanan sistem. Dan user ini juga bertugas menginputkan data, serta membuat laporan.

2.3.2        Kepala Mahasiswa

User ini hanya mempunyai hak akses untuk melihat keseluruhan laporan.

2.3.3        Mahasiswa

User ini hanya dapat melihat laporan data diri dan data nilai pribadi Mahasiswa.

2.3.4        Dosen

User ini hanya dapat melihat laporan data diri pribadi dan laporan Mahasiswa.

2.3.5        Bagian Kepegawaian

User ini hanya mempunyai hanya dapat melihat Laporan Data diri Dosen.

 

2.4         Batasan-batasan

            Pengembangan Aplikasi Sistem infomasi Akademik Mahasiswa ini memiliki keterbatasan-keterbatasan yaitu sebagai berikut  :

Hal-hal yang menjadi batasan adalah:

2.4.1        Sistem Pendataan Mahasiswa Aktif, Meliputi : data diri Mahasiswa aktif (yang telah diterima diMahasiswa)

2.4.2        Sistem Pendataan Dosen, Meliputi data diri Dosen dan mata pelajaran yang diajar.

2.4.3        Sistem Penjadwalan Mengajar, Meliputi : Dosen dan kelas

 

2.5         Asumsi dan Ketergantungan

Asumsi-asumsi pada sistem informasi poliklinik ini adalah:

2.5.1        Setiap entitas mempunyai hak akses.

2.5.2        Admin bisa melihat sistem secara keseluruhan, dapat mengatur data-data user.

2.5.3        Bagian kepegawaian  service mempunyai wewenang untuk mengatur data-data mahaMahasiswa dan Dosen

 

3           DESKRIPSI RINCI KEBUTUHAN

3.1         Kebutuhan antar muka eksternal

3.1.1        Antarmuka pemakai

Aplikasi Sistem Informasi Akademik Mahasiswa ini menggunakan antarmuka berbasis web, dan pengguna mengoperasikannya menggunakan keyboard dan mouse dengan sistem operasi windows.

3.1.2        Antarmuka Perangkat Keras

Aplikasi ini berjalan di atas perangkat keras berupa beberapa komputer yang saling terhubung oleh jaringan internet dan berkomunikasi dengan protocol https. Dimana file aplikas iditempatkan pada webhosting yang dioperasikan oleh Administrator

3.1.3        Antarmuka perangkat lunak

Sistem Aplikasi penjualan tiket bola adalah program yang akan dibangun menggunakan bahasa PHP, DBMS MySQL dan akan berjalan pada Sistem Operasi Windows dan akan memakai browser browser computer .

3.1.4        Antarmuka komunikasi

Sistem SSL-128 merupakan sistem sertifikasi jaringan internet untuk menjagakeamananbertransaksi, system iniakanmengenkripsi data taransaksi yang dilakukan.

3.2         Kebutuhan Fungsionalitas

3.2.1        Fungsi user

3.2.1.1       Login sebagai user

Sebelum mengunakan aplikasi, user harus login untuk mendapatkan hak akses sesuai dengan jenis login yang dipilih

3.2.1.2       pengelolaan user

admin memiliki otoritas untuk menambahkan mengedit dan menghapus user yang terdiri dari pemilik, pegawai, Mahasiswa dan Dosen. Untuk pengelolaan user dengan mengklik menu admin dan sub menu pengelolaan user.

3.3         Performansi

Tidak ada batasan performansi karena kemampuan perangkat keras yang digunakan telah memadai.

3.3.1        Batasan Memori

Besarnya memory yang dibutuhkan untuk menjalankan aplikasi penjualan tiket bolo sebesar 128 MB. Besarnya kapasitas harddisk pada PC yang digunakan untuk instalasi web browser adalah sebesar  100 MB.

3.4         Atribut Kualitas Perangkat Lunak

3.4.1        Keandalan

Aplikasi Sistem Informasi Akademik Mahasiswa  ini dapat digunakan selama 1 X 24 jam, dengan dukungan sistem operasi Windows yang memiliki stabilitas yang tinggi.

3.4.2        Ketersediaan

Aplikasi Sistem Informasi Akademik Mahasiswa ini dapat berjalan dan tersedia selama tidak mengalami kendala, seperti pasokan suplai tenaga listrik atau terkendalanya jaringan lokal,  jaringan internet serta web server hosting aplikasi.

3.4.3        Keamanan

Admin dan user harus melakukan log in untuk dapat mengakses sistem dan didukung keandalan dari server penyedia hosting. Untuk  melakukan  transaksi,  pelanggan dilengkapi dengan user id yang unik dan password. Site juga dilengkapi dengan enkripsi SSL-128 yang meng-enkripsi  setiap  data  yang  dikirim  melalui jaringan internet.

3.4.4        Perawatan

Aplikasi  ini dibuat secara full parameter dan dinamis.  Isi  site,  serta  informasi  yang  terdapat di dalamnya  dapat  diupdate  kapan  saja  sesuai dengan  keputusan  management  stadion. Management  hanya  perlu  mengakses  aplikasi sebagai  administrator  dan  mengakses  menu  yang khusus disediakan untuk administrator.

3.5         BatasanPerancangan

Sistem informasi akademik ini akan diimplementasikan pada Sistem server berbasis apache, menggunakan bahasa pemrograman PHP.


Minggu, 17 April 2022

Instalasi Sistem Operasi menggunakan Virtual Machine

 Virtualbox

VirtualBox adalah perangkat lunak virtualisasi yang dapat digunakan untuk mengeksekusi sistem operasi “tambahan” di dalam sistem operasi “utama”. Sebagai contoh, jika seseorang mempunyai sistem operasi MS Windows yang terpasang di komputernya, maka yang bersangkutan dapat pula menjalankan sistem operasi lain yang diinginkan di dalam sistem operasi MS Windows tersebut.

Instalasi VirtualBox

Instalasi VirtualBox dapat menggunakan file instalasi (offline) atau secara online. Instalasi online hanya dapat dilakukan untuk hosts Linux. Untuk sistem operasi Windows (32 bit atau 64 bit), download file aplikasi VirtualBox di bagian VirtualBox for Windows hosts. Selanjutnya

  1. Klik dua kali pada file aplikasi VirtualBox yang telah di download tersebut.


  2. Selanjutnya muncul layar selamat datang dalam proses instalasi VirtualBox. Klik tombol Next untuk proses selanjutnya.


  3. Di bagian ini, dapat menentukan fitur apa yang akan diinstall atau tidak, mulai dari dukungan terhadap USB, jaringan sampai script Phyton untuk VirtualBox API. Di bagian ini kita juga dapat menentukan lokasi folder VirtualBox akan diinstall. Biarkan seluruh pengaturan folder dan fitur aplikasi yang akan diinstall. Klik tombol Next untuk proses selanjutnya.


  4. Di bagian ini dapat menentukan apakah cara akses VirtualBox secara cepat (shortcut) akan diinstall pada bagian desktop dan Quick Launch Bar. Aktifkan Register file associations agar file dengan ekstensi terkait VirtualBox dikenal oleh sistem operasi. Klik tombol Next untuk proses selanjutnya.


  5. Selanjutnya muncul pemberitahuan, bahwa dalam proses instalasi, interface atau kartu jaringan yang ada pada komputer akan dinonaktifkan untuk sementara waktu, namun akan diaktifkan kembali secara otomatis, dengan tambahan kartu jaringan virtual bawaan dari VirtualBox. Klik tombol Yes untuk melanjutkan proses instalasi.


  6. VirtualBox sudah memiliki informasi yang diperlukan dan siap untuk diinstall. Klik tombol Install untuk memulai proses instalasi VirtualBox.


  7. Layar selanjutnya menginformasikan bahwa instalasi VirtualBox sudah selesai dilakukan. Klik tombol Finish untuk keluar dari proses instalasi dan menjalankan aplikasi VirtualBox.


  8. Tampilkan ruangan aplikasi VirtualBox yang baru diinstal


  9. Jika sudah ada sistem operasi guest yang diinstall, maka akan ditampilkan pada layar sebelah kiri. Indikator Running pada sistem operasi guest menandakan sistem operasi guest sedang aktif. Sementara bagian sebelah kanan merupakan informasi tentang sistem operasi guest yang dipilih.


Fungsi dan Manfaat Virtual Machine
berikut adalah beberapa fungsi dan manfaat yang bisa Anda dapatkan dari virtual machine:
  • Mudah berganti ke beberapa sistem operasi dalam satu perangkat fisik.
  • Bisa digunakan untuk melakukan pengujian pada sistem operasi yang berbeda.
  • Pengujian software pada banyak OS yang berbeda juga lebih mudah, Anda tidak harus punya banyak perangkat untuk melakukannya.
  • Digunakan untuk kompilasi beberapa server yang berbeda pada satu perangkat.
Jenis-Jenis Virtual Machine
Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, virtual machine adalah teknologi virtual yang digunakan untuk menjalankan aplikasi dan sistem operasi berbeda pada perangkat yang sama.
Namun sebenarnya tidak semua virtual machine memiliki fungsi yang sama loh ! Kira-kira apa saja jenis virtual machine perlu Anda ketahui?

Berikut adalah penjelasannya:
  1. Process Virtual Machine
    Jenis virtual machine yang pertama bernama process virtual machine dimana satu sistem operasi dijalankan sebagai aplikasi utama pada perangkat yang menjadi host atau tuan rumah.
    Process virtual machine menyediakan lingkungan pemrograman yang terisolasi dari software dan sistem operasi apapun.
    Contoh dari jenis ini adalah JVM (java virtual machine) yang memungkinkan sistem operasi apapun untuk menjalankan aplikasi java seperti “native application” atau aplikasi asli.
  2. System virtual machine
    Jenis selanjutnya yang perlu Anda ketahui adalah sistem virtual machine. Jenis virtual machine yang ini sudah di virtualisasi secara penuh dan bisa digunakan selayaknya komputer fisik.
    Virtual machine jenis ini bergantung pada kinerja Hypervisor seper VMware ESXi untuk bisa beroperasi pada atau di atas sebuah operating sistem dan juga server.

Jenis Virtual Machine
Virtual machine sendiri juga memiliki beberapa jenis loh sahabat Qwords. Untuk lebih jelasnya simak penjelasan dibawah ini!:

  • Process Virtual Machine
    Jenis VM yang satu ini memungkinkan satu operating system untuk dioperasikan sebagai aplikasi utama pada device yang menjadi host.
    VM jenis ini juga bisa menyediakan lingkungan pemrograman yang independen dari sebuah software platform apapun.
    Ini karena mampu menyembunyikan informasi dari OS atau hardware yang mendasari suatu device. Dengan begitu tampilan dan kegunaan device bisa ubah sepenuhnya.
    Contoh dari VM jenis ini adalah Java VM yang memungkinkan sistem operasi apapun mampu menjalankan aplikasi Java, seakan-akan aplikasi itu berasal dari device yang di pakai.
  • System Virtual Machine
    Jenis kedua adalah Sistem virtual machine. Jenis ini telah sepenuhnya di virtualisasi dan bisa menggantikan kinerja komputer fisik.
    VM jenis ini juga mendukung kebutuhan sharing sumber daya dari komputer host ke beberapa VM. Nantinya masing-masing VM dapat menjalankan salinan sistem operasi secara mandiri.
    Proses virtualisasi ini tergantung dengan kinerja Hypervisor. Yang bisa beroperasi dalam dalam sebuah hardware atau diatas adalah sebuah operating system.
Software Virtual Machine Terbaik
Sebelumnya kami sudah pernah membahas tentang VMware, salah satu software virtual machine paling terkenal.
Namun sebenarnya masih banyak software virtual machine lainnya yang bisa Anda coba lho Golden friends! Berikut adalah daftar singkatnya:

  1. Hyper-V
    Hyper-V adalah salah satu software virtualisasi yang biasa digunakan pada operasi sistem Windows. Bahkan windows 8, 8.1, dan Windows 10 sudah memiliki fitur ini secara default lho.
    Namun tentunya fitur-fitur yang Anda dapatkan dari versi gratis ini sangat terbatas. Software satu ini sangat cocok untuk pemula yang tidak membutuhkan banyak fitur dan fungsionalitas.
    Sistem operasi guest atau tamu yang di support Hyper-V adalah Windows server, Windows XP SP, dan beberapa versi Linux OS.
  2. Virtual Box
    VirtualBox adalah software virtualisasi open-source yang mendukung semua sistem operasi sesuai dengan kebutuhan Anda.
    Software ini bisa digunakan pada sistem operasi Mac, Windows, dan juga Linux. Untuk pengguna perangkat Apple, VirtualBox bisa menjadi host Mac client VM.
    Karena bersifat open-source, Anda bisa mendapatkan software ini dengan sangat mudah. Anda hanya perlu membuka websitenya dan mendownload secara langsung.
  3. Qemu
    Qemu adalah software virtualisasi yang bisa menjalankan virtual machine pada sistem operasi Linux dan Windows.
    Berasal dari singkatan Quick Emulator, Qemu bersifat open-source dan bisa digunakan secara gratis. Anda hanya perlu membuka website dan mendownload file untuk memulai.
    Perbedaan Qemu dari virtual machine lainnya adalah Qemu bisa digunakan sebagai virtual machine host dan juga emulator machine.

Selasa, 29 Maret 2022

Pengertian BIOS Beserta Fungsi dan Cara Kerja BIOS pada Komputer / Laptop

Pengertian BIOS

Basic Input/ Output System atau yang sering disebut dengan BIOS adalah suatu program yang ditulis dalam bahasa assembly yang bertugas mengatur fungsi dari perangkat keras/ hardware yang terdapat pada komputer. Berbeda dengan sistem operasi yang berada pada harddisk, BIOS umumnya terletak pada chip memori flash atau ROM yang terbuat dari bahan Complementary Metal-Oxide Semiconductor atau yang biasa disebut dengan CMOS.


Biasanya orang-orang menyebut baterai yang menempel pada motherboard dengan sebutan baterai CMOS. Baterai inilah yang berfungsi menjaga tanggal dan pengaturan lainnya yang telah disetting oleh pengguna agar tidak hilang meskipun komputer dimatikan.


BIOS memiliki beberapa tugas penting seperti memuat sistem operasi atau yang biasa disebut dengan istilah booting. BIOS juga bertugas menyediakan intruksi pada mikroprosessor untuk menyalakan komputer. Salah satu intruksi yang diperintahkan oleh BIOS pada mikroprosesor adalah Power On Self Test (POST) yang berfungsi untuk menguji status pengoperasian semua hardware pada komputer.


Intruksi lain yang diberikan kepada mikroprosesor adalah melakukan aktivasi chip BIOS yang terdapat pada beberapa komponen lain pada komputer seperti SCSI dan kartu grafis, memeriksa dan mengelola peripheral komputer melalui rutinitas tingkat rendah selama proses startup berlangsung. Selain itu, hal lain yang dilakukan oleh mikroprosesor adalah manajemen clock, hard disk dan pengaturan lainnya.


Fungsi BIOS pada Komputer

Setelah kita membahas mengenai pengertian BIOS, sekarang kita beralih ke fungsi BIOS. Salah satu tugas utama yang dilakukan oleh BIOS adalah mengatur tahap awal proses startup sekaligus memastikan bahwa sistem operasi benar-benar telah dimuat ke dalam memory. Selain itu, BIOS berfungsi melakukan hal-hal berikut ini :


1. Menjalankan Perintah Power On Self Test (POST)

Salah satu yang harus kita lakukan sebelum menginstall sistem operasi pada komputer adalah dengan melakukan pengecekan beberapa perangkat yang ada pada komputer. Selain itu, BIOS juga dapat memberikan informasi mengenai spesifikasi perangkat keras yang terdapat pada motherboard.


2. Mengatur Konfigurasi Dasar pada Komputer

Umumnya, BIOS mengatur konfigurasi terhadap perangkat lain berdasarkan fungsinya masing-masing. Pengaturan konfigurasi ini biasanya dimanfaatkan oleh beberapa orang terutama gamer untuk meningkatkan kinerja/ performa suatu komputer atau yang sering disebut dengan overclocking.


3. Memberikan Informasi Dasar pada Komputer

Selain menjalankan perintah POST dan mengatur konfigurasi dasar pada komputer, BIOS juga bertugas memberikan informasi dasar mengenai bagaimana interaksi tiap-tiap perangkat penting yang terdapat pada komputer seperti drive dan memory yang nantinya bertugas memuat sistem operasi.

pengertian dan fungsi BIOS


Setelah kita membahas mengenai pengertian BIOS, sekarang kita beralih ke fungsi BIOS. Salah satu tugas utama yang dilakukan oleh BIOS adalah mengatur tahap awal proses startup sekaligus memastikan bahwa sistem operasi benar-benar telah dimuat ke dalam memory. Selain itu, BIOS berfungsi melakukan hal-hal berikut ini :


1. Menjalankan Perintah Power On Self Test (POST)

Salah satu yang harus kita lakukan sebelum menginstall sistem operasi pada komputer adalah dengan melakukan pengecekan beberapa perangkat yang ada pada komputer. Selain itu, BIOS juga dapat memberikan informasi mengenai spesifikasi perangkat keras yang terdapat pada motherboard.


2. Mengatur Konfigurasi Dasar pada Komputer

Umumnya, BIOS mengatur konfigurasi terhadap perangkat lain berdasarkan fungsinya masing-masing. Pengaturan konfigurasi ini biasanya dimanfaatkan oleh beberapa orang terutama gamer untuk meningkatkan kinerja/ performa suatu komputer atau yang sering disebut dengan overclocking.


3. Memberikan Informasi Dasar pada Komputer

Selain menjalankan perintah POST dan mengatur konfigurasi dasar pada komputer, BIOS juga bertugas memberikan informasi dasar mengenai bagaimana interaksi tiap-tiap perangkat penting yang terdapat pada komputer seperti drive dan memory yang nantinya bertugas memuat sistem operasi.

Komponen-Komponen pada BIOS

Komponen-Komponen pada BIOS

Agar BIOS dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Maka dibutuhkan beberapa komponen pendukung antara lain :

1. Program BIOS Setup

Program ini berfungsi untuk mengubah konfigurasi komputer seperti tipe hard disk, disk drive, manajemen daya, kinerja komputer, dan lain-lain sesuai keinginan user.

Umumnya BIOS menyembunyikan detail-detail perangkat yang bisa dibilang cukup rumit, jadi perlu sedikit keahlian jika kita ingin mengetahui lebih dalam mengenai detail-detail perangkat tersebut.

2. Driver

Fungsi dari driver ini ditujukan untuk perangkat-perangkat keras komputer seperti VGA, input device, processor dan beberapa perangkat lainnya untuk sistem operasi dasar 16 bit yang merupakan keluarga dari DOS.

3. Program Bootstraper Utama

Program inilah yang berperan dalam proses booting ke dalam sistem operasi yang telah kita install sebelumnya.

Cara Kerja BIOS

Awalnya BIOS melakukan proses inisialisasi dimana dalam proses tersebut pengguna bisa melihat spesifikasi komputer seperti jumlah memory, jenis dan kapasitas harddisk, informasi mengenai kartu VGA dan lain-lain. Selain itu, BIOS juga melakukan pengecekan terhadap device ROM lainnya, seperti harddisk dan melakukan pengetesan terhadap RAM.

Setelah semua pengetesan dan pengecekan terhadap perangkat selesai, langkah selanjutnya yang harus dilakukan BIOS adalah mencari lokasi booting untuk memasuki sistem operasi yang telah terinstall.

Macam-Macam BIOS

Pengertian BIOS dan Fungsi BIOS

Tampilan ASUS BIOS

Produsen BIOS yang sering kita jumpai adalah American Megatrends Inc. (AMI). Sebenarnya terdapat banyak produsen BIOS yang belum kita ketahui. Berikut daftar lengkap mengenai macam-macam BIOS :

  • Abit
  • Acer
  • ALI (Acer Laboratories)
  • AME Group
  • American Megatrends
  • Amptron
  • Amstrad
  • Antec
  • Aopen
  • ASUS
  • Award
  • Bare-Bone
  • Biostar
  • Commate
  • Compaq Computer
  • Computer Technology
  • Computex
  • Data Expert (Expert Media)
  • Dell Computer
  • Diamond Multimedia
  • Digital Equipment Corporation (DEC)
  • Elitegroup Computer Systems
  • Famous Technology
  • FIC
  • Flexus
  • Fujitsu
  • Gateway
  • Gemlight
  • IBM
  • Intel
  • Jamicon
  • Jetway
  • J-Mark
  • Koutech
  • Matsonic
  • Micron
  • Mylex
  • NEC
  • NCR
  • Packard Bell
  • PC Partner
  • Phoenix
  • Pine Group

BIOS atau Basic Input Output System merupakan program yang berisi kumpulan informasi dan konfigurasi mengenai perangkat yang terdapat pada sebuah komputer. BIOS berfungsi mengatur proses booting pada saat komputer dinyalakan.

Selain itu, perangkat keras yang terdapat pada komputer juga bisa disetting melalui BIOS agar dapat bekerja semaksimal mungkin. Semoga artikel tentang pengertian BIOS diatas bermanfaat dan mudah dipahami.